Artikel Belajar dan Bermanfaat

Pengertian Filsafat: Apa itu Definisi Filsafat ?

Advertisement
Loading...
loading...

Advertisement
Loading...
loading...

Istilah fisafat mengandung banyak pengertian. Ada banyak pengertian filsafat seperti yang diutarakan oleh Ahli filsafat baik barat maupun timur. Filsafat atau Falsafah diartikan sebagai suatu cara berpikir yang radikal dan menyeluruh, suatu cara berpikir yang mengupas sesutu se-dalam-dalamnya. 

Tak satu hal yang bagaimanapun kecilnya terlepas dari pengamatan kefalsafahan. Tak ada suatu pernyataan yang bagaimanapun sederhananya yang kita terima begitu saja tanpa pengkajian yang saksama.

Filsafat

Falsafah menanyakan segala sesuatu dari kegiatan berpikir kita dari awal hingga akhir misalnya dinyatakan oleh Socrates, bahwa tugas falsafah yang sebenarnya bukanlah menjawab pertanyaan namun mempersoalkan jawab yang diberikan. Kemajuan manusia dalam berfalsfah bukan saja diukur dari jawabn yang diberikan namun juga dari pertanyaan yang diajukannya.

Menurut arti kata filsafat adalah suatu kebijaksanaan hidup (filosofia). Berdasarkan arti kata ini memiliki macam-macam definisi filsafat yang telah tersusun.

Filsafat merupakan suatu ilmu pengetahuan. Filsafat berbeda dengan pengetahuan biasa yang dimiliki orang berdasarkan atas pengalaman hidup. Pengalaman hidup ini belum menjadi filsafat dalam arti teknis. Filsafat berbeda dengan ilmu pengetahuan lainnya. Mengapa? Filsafat memiliki obyeknya sendiri. 

Secara garis besar dapat dikatakan bahwa terdapat dua model jawaban atau gagasan dalam memberikan gambaran terhadap pengertian filsafat. Pertama yang dilihat dalam pengertian filsafat adalah berdasarkan objek kajiannya. Sedangkan yang kedua model pengertian filsafat adalah sebagai model berpikir logis dan rasional.

Objek Kajian Filsafat 
Berdasarkan objek kajiannya, para filsuf bergumul dalam tiga pertanyaan yang paling mendasar.
1. Apa hakikat dari kenyataan?
2. Bagaimana kita dapat mengetahui?
3. Apa yang harus kita lakukan?

Penjelasan mengenai objek kajiannya ini yang pertama adalah berkaitan dengan metafisika atau hakikat kenyataan. Metafisika mengantarkan orang terhadap pemahaman yang lebih mendalam tentang hakikat dari kenyataan. Bertolak apa tidak dari kajian mengenai kenyataan di dunia, metafisika bergerak menuju dari hal-hal yang lebih hakiki dan konsep yang abstrak.

Contohnya: 
Apa itu manusia, metafisika akan berusaha mencermati kesatuan antara daging dan tulang yang kemudian melangkah maju menuju pemahaman mengenai apa hakikat manusia yang sesungguhnya. Metafisika juga berbicara soal apakah pada dasarnya manusia bebas atau tidak; apakah tuhan ada; apa arti memiliki; apa yang dimaksud dengan sebab dan akibat; apa hakikat bilangan, dan sebagainya.

Pertanyaan kedua adalah bagaimana kita dapat mengetahui. Pertanyaan demikian berhubungan dengan epistemologi yakni kajian terhadap pengetahuan dan dasar-dasar dari keyakinan. Epistemologi berkaitan dengan perumusan-erumusan teori pengetahuan, prasyarat yang diperlukan untuk mengetahui sesuatu.

Sebagaimana yang diungkapkan oleh plato, pertanyaan tentang pengetahuan terkait dengan cara pandang manusia mengenai kebenaran yang meyakinkan. Pertanyaan mengenai epistemologi menyakut tentang dasar-dasar dari kebenaran.

Pertanyaan epistemologi tidak berkisar soal bagaimana kita mengetahui sebuah batu atau yang lainnya. Tetapi hingga pada pertanyaan mengenai, apa kebenaran dan bagaimana jalan cara mencapai kebenaran.

Kemudian pertanyaan ketiga adalah bagaimana kita dapat melakukan atau mempratekkan apa yang kita ketahui. Pertanyaan demikian, merupakan pertanyaan yang paling tua dalam filsfat. Pertanyaan ini juga merupakan pertanyaan ini perhatian pahlawan filsafat socrates.

Sebagian besar filsafat adalah penyelidikan tentang moralitas.Penyelidikannya bukan hanya menyangkut pengetahuan tentang yang benar dan yang salah, melainkan sampai kepada langkah-langkah dalam menentukan pilihan yang benar dalam kehidupan.

Mungkin juga anda berpikir bahwa objek kajian dalam filsafat adalah abstrak. Namun, abstrak bukan berarti tidak terdapat sangkut pautnya terhadap kehidupan.

Pertanyaan yang terdapat dalam filsafat membawa kita kepada tahap permenungan. Contohnya, anda dapat mencurigai politikus adalah pembohong dan mengatakan bahwa politikus mengetahui sesuatu tetapi berusaha untuk menutupinya.

Ada juga yang mengatakan bahwa politikus tidak pernah dengan sengaja menyesatkan atau merugikan siapapun atau orang lain. Akhirnya kemudian anda lebih mencari tahu dan menemukan lebih mendalam dibandingkan dengan jawaban praktis dari politikus yang semula tampaknya sedemikian jelas dan tegas.

Tidak mudah menjelaskan apa yang dimaksud Filsafat. Mengapa? Alasan yang paling mendasar untuk penulis jawab adalah sampai sekarang pengertian atau definisi filsafat itu sendiri. Ada banyak konsep dan penjelasan yang sangat jelas tentang filsafat. Terlebih terdapat banyak filsuf besar yang juga memberikan penjelasan dan menjabarkannya tentang filsafat.

Dalam pengertian ini, filsafat adalah model berpikir yaitu model berpikir logis dan runtut. Maksudnya, filsfat membantu untuk pencapaian kesimpulan terbaik yang didukung oleh pemikiran dan argumen yang jelas.

Mengkaji filsafat dari sisi objek penelitian dan model berpikir logis-rasional membantu kita untuk menempatkan pengertian filsafat dalam jaringan lebih luas yang merangkum sejarah dan kepedualian si tokoh dengan tentunya pertimbangan yang juga logis. Namun, apakah yang dimaksud dengan filsfat itu..

Pengertian Filsafat: Apa itu Filsafat

Banyak mahasiswa yang belajar mengenai filsafat. Keluh kesah bahwa mata kuliah ini membingungkan, membuat pusing kepala dan kerap kali dipandang sebagai ilmu yang abstrak dan berada di awang-awang saja. Padahal filsafat berada di sekitar kita. 

Benar jika dikatakan bahwa filsafat tidak konkret, karena menggunakan metode berpikir sebagai cara pergulatannya dengan realitas hidup kita. Mungkin disebabkan bersifat abstrak dan sulitnya memahami dari metode berpikir filsafat yang menyebabkan mata kuliah ini dipandang rumit. 

Dasar pengertian filsafat diambil dari kata philosohia atau philoshopos dari bahasa Yunani yang diartikan sebagai  cinta dan kebijaksanaan. Secara simpel, pengertian filsafat atu filosofi adalah cinta pada pengetahuan (ilmu pengetahuan) dan kebijksanaan.

Dalam bahasa Arab, pengertian filsafat dirujuk dari muhibb al-hikmah dan dari bahasa belanda ialah wijsbegeerte. Dalam islam, tidak dikenal adanya filsafat islam. Satu satunya yang sepadan dengan pengertian filsafat dalam Islam adalah hikmah yang berarti pengetahuan dan kebijaksanaan.

Dalam bahasa Yunani memiliki arti cinta dan kebijaksanaan. Philos berarti cinta sedangkan phlia berarti persahabatan atau tertarik dan sophos berarti kebijaksanaan, keterampilan, pengalaman, keterampilan, praktis dan intelegensi.

Sejarah Yunani, Filsafat mencakup seluruh dari bidang ilmu pengetahuan. Hingga kini filsafat terlepas dan merupakan salah satu bidang ilmu pengetahuan.

Namun, filsafat memilikih hubungan dekat dengan seluruh cabang ilmu pengetahuan dan juga filsafat merupakan rahim dari segala ilmu pengetahuan.

Pengertian filsafat secara luas adalah
  1. Usaha spekulaif manusia yang sangat rasional, sistematik, konseptual untuk memperoleh pengetahuan selengkap mungkin berdasarkan kaidah ilmiah 
  2. Ikhtiar untuk menentukan batas pengetahuan secara koheren dan menyeluruh 
  3. Wacana tempat berlangsungnya penelusuran kritis terhadap berbagai pernyataan dan asumsi yang umumnya merupakan dasar suatu pengetahuan 
  4. Dapat dipandang sebagai suatu tubuh pengetahuan yang memperlihatkan apa yang dilihat dan juga dikatakan.  
Pemikiran terhadap filsafat ada saat kesadaran manusia terhadap potensi akal budinya muncul. Menurut Frans Dahler dan Eka Budianta, filsafat ada saat 1200 SM di Tiongkok, India dan Yunani. Walaupun terkadang, banyak pemikiran tentang filsafat lahir di Yunani Kuno. Para ahli filsafat dan yang dijadikan rujukan terhadap pengertian filsafat lahir dikota ini

Pengertian Filsafat Menurut Para Ahli Filsafat
Filsafat dalam beberapa perjalan sejarahnya, telah menghasilkan berbagai para filsuf dan juga akademisi yang fokus dalam kajian filsafat. Beberapa diantaranya dapat dilihat pengertian filsafat menurut para ahli dibawah ini..
  1. Pengertian filsafat menurut  Harun Nasution filsafat adalah berfikir menurut tata tertib (logika) dengan bebas (tak terikat tradisi, dogma atau agama) dan dengan sedalam-dalamnya sehingga sampai ke dasar-dasar persoalan 
  2. Menurut Plato ( 427-347 SM) filsafat adalah pengetahuan tentang segala yang ada 
  3. Aristoteles (384-322 SM) yang merupakan murid Plato menyatakan filsafat menyelidiki sebab dan asas segala benda. 
  4. Marcus Tullius Cicero (106 – 43 SM)  mengatakan bahwa filsafat adalah pengetahuan tentang sesuatu yang maha agung dan usaha untuk mencapainya. 
  5. Al Farabi (wafat 950 M) filsuf muslim terbesar sebelum Ibn Sina menyatakan filsafat adalah ilmu pengetahuan tentang alam yang maujud dan bertujuan  menyelidiki hakekatnya yang sebenarnya.
  6. Menurut Kattsoff, bahwa pengertian filsafat adalah sebagai berikut1. Filsafat adalah berpikir secara kritis, 2. Filsafat adalah berpikir dalam bentuk yang sistematis. 3. Filsafat menghasilkan sesuatu yang runtut. 4. Filsafat adalah berpikir secara rasional. 5. Filsafat bersifat komprehensif.
  7. Menurut Koento Wibisono, bahwa filsafat dapat didefinisikan dalam satu segi adalah sebagai ilmu yang berusaha memahami hakikat dari sesuatu 'ada' yang dijadikan sebagai objek sasarannya, sehingga filsafat merupakan ilmu yang berusaha untuk memahami apakah hakikat ilmu pengetahuan itu sendiri. 
Ciri-Ciri Berfilsafat
Sedangkan ciri-ciri dari seorang berpikir filsafat menurut Ali Mundhofir adalah
  1. Berpikir secara radikal
  2. Universal
  3. Konseptual
  4. Kohern dan konsistensi 
  5. Sistematik
  6. Komprehensif
  7. Bebas
  8. Bertanggung jawab. 
Demikianlah informasi mengenai Pengertian Filsafat: Apa itu Definisi Filsafat?. Semoga informasi ini dapat bermanfaat dan menambah pengetahuan anda dan semakin membuat anda untuk mengenal dari hakikat pengetahuan. Informasi ini bukan maksud untuk memusingkan anda mengenai filsafat. Sebab dari mengapa anda pusing, karena dalam pemikiran mendalam penulis adalah anda hanya ingin mengejar praktis atau hal yang cepat dan mudah tanpa mengkaji berbagai hal yang penulis infokan pada kali ini, olehnya itu, ada baiknya beberapa dari informasi atau keseluruhan dari informasi ini, pembaca yang arif budiman untuk membaca secara seksama dan Mari Berfilsafat Setelah Belajar Filsafat. Sekian dan Terima Kasih. Salam Berbagi Teman-Teman. 

http://www.artikelsiana.com/

Referensi Pengertian Filsafat: Apa itu Definisi Filsafat? 
Nasution, Ahmad Taufik. 2016. Filsafat Ilmu: Hakikat Mencari Kebenaran. Yogyakarta: Deepublish. hlm: 1-10. 
Sudibyo, Lies, dkk. 2014. Filsafat Ilmu. Yogyakarta: Deepublish. 1-9. 
Huijbers, Theo. 2011. Filsafat Hukum dalam Lintasan Sejarah. Cet-18.Yogyakarta: Kanisius. hlm: 11-12.  
Garvey, James. 2010. 20 Karya Filsafat Terbesar. Yogyakarta: Kanisius. Hlm: iii-3. 
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Pengertian Filsafat: Apa itu Definisi Filsafat ?