Cara, Ketentuan & Hal Penting Ibu Menyusui Bayi Yang Benar

Loading...
Advertisement


loading...

Loading...



loading...
Cara, Ketentuan & Hal Penting Ibu Menyusui Bayi Yang Benar|Dengan memberi asi anda dapat merasa yakin bahwa anda memberikan bayi anda awal terbaik dalam hidup. Meskipun menyusui adalah hal yang wajar, hal ini tidak selalu naluriah. Bagi banyak ibu dan bayi, diperlukan waktu dan usaha untuk mempelajari apa yang harus dilakukan. Namun, begitu aktivitas ini telah dikuasai, menyusui sangatlah bermanfaat. 

Posisi Saat Menyusui Bayi

Posisi apa pun yang Anda gunakan pastikan bayi Anda melekat dengan benar. Macam-macam posisi yang baik dalam menyusui bayi adalah sebagai berikut... 
  • Tempatkan bantal di belakang punggung Anda, dan dibawah bayi anda sehingga punggung Anda terganjal dan tidak menderita sakit bahu dan leher selama menyusui. 
  • Jangan membungkuk, angkatlah bayi mendekat pada Anda, bukannya anda yang membungkuk
  • Tubuh bayi harus berbaring menghadap Anda, bukan hanya kepalanya 
  • Kepala bayi harus lebih tinggi dari tubuhnya 
  • Sampai Anda terbiasa menyusui, akan lebih mudah untuk melihat apa yang Anda lakukan bila Anda mengenakan blus dengan kancing di depan 
  • Setelah Anda lebih percaya diri, Anda dapat menyusi bayi Anda secara lebih tertutup dengan hanya mengangkat blus sedikit dan menyusui bayi di bawahnya. 
  • Jika menyusui bayi Anda sambil berbaring putar sedikit tubuh Anda ke satu sisi dan letakkan bayi di sisi Anda sehingga menyusui dari payudara yang lebih rendah. 

Cara Kerja Payudara 

Payudara memiliki sekitar 20 lobus yang menyerupai tandan buah anggur. Masing-masing lobus dikuras dengan duktus (saluran susu) yang mengarah ke puting. Ketika bayi Anda mengisap pada puting susu Anda (termasuk daerah sekitar puting yang disebut areola), kelenjar pituitari di otak anda dirangsang dengan dua cara. Pertama, menghasilkan hormon prolaktin, yang kemudian merangsang produksi susu. Kedua, melepaskan hormon oksitosin, yang menyebabkan setiap alveoli pembentuk lobus berkontraksi dan mengirimkan susu melalui duktus ke puting susu. Kontraksi alveoli ini, yang disebut refleks mengeluarkan, dapat terjadi tidak hanya karena stimulasi mengisap bayi Anda, tetapi bahkan karena Anda mendengar ia, atau bahkan bayi lain, menangis. 

Menyusui Pertama Kali

Ketika bayi Anda baru lahir, payudara akan menghasilkan substansi yang disebut kolostrum, bukan susu. Sekresi bening ini berisi konsentrat padat dari semua nutrisi penting dan antibodi yang dibutuhkan bayi dalam beberapa hari pertama segera setelah kelahirannya. Anda hanya akan menghasilkan 10-20 ml (2-4 sendok teh) kolostrum per hari. Kolostrum bersama-sama dengan sumber daya yang ia bawa sendiri saat lahir akan memastikan ia kenyang sampai produksi susu Anda lancar, umumnya antara hari ketiga dan kelima. 

Letakkan bayi ke payudara Anda secepat mungkin setelah melahirkan. Bahkan usaha yang singkat untuk menyusui ini akan membantu merangsang produksi susu dan memberikan bayi Anda kesempatan untuk belajar cara mengisap dengan benar atau "melekat". Semakin banyak latihan yang ia lakukan sebelum ASI Anda lancar, semakin baik. 

Cara Menyusui

Kuncinya adalah agar bibir bayi Anda melekat bukan hanya di puting, tetapi ke seluruh areola. Jika tidak, bayi tidak akan merangsang puting susu Anda dengan benar dan produksi susu akan terhalang. Anda juga berisiko mengalami puting nyeri dan perih. Agar bayi Anda membuka mulut, usap pipi bayi yang lebih dekat kepada Anda untuk merangsang refleks mencari. Remas  payudara Anda sedemikian rupa sehingga daerah puting sedikit mirip ke atas, kemudian masukkan seluruh areola ke mulut bayi. Jika ragu, masukkan lebih banyak dari yang Anda perkirakan, bayi akan membuat penyesuaian yang diperlukan. Seluruh proses  ini tidak terlalu rumit dan perlu diulang sampai Anda puas bahwa ia melekat dengan benar. Anda dapat mengetahui apakah ia telah melekat dengan benar jika Anda merasa efek hisap pada daerah puting. Selain itu, mulutnya akan terbuka lebar dengan bibir atas berbalik ke atas, dan telinga dan rahang bergerak ritmis. 

Mengakhiri Pemberian Susu 

Untuk melepaskan bayi dari payudara masukkan jari dengan lembut antara mulut bayi dan puting. Ini menghentikan isapan ASI yang kuat dan menghindari bayi Anda menarik puting susu Anda, yang dapat menyebabkan iritasi. 

Cara terbaik adalah untuk mengosongkan satu payudara setiap kali menyusui. Bayi Anda akan mendapatkan ASI awal yang lebih cair dan memuaskan dahaga, dan diikuti ASI kental yang bergizi setelahnya. Jika anda mengosongkan satu payudara dan melanjutkan dengan yang lain, pada saat berikutnya mulailah menyusui dengan payudara kedua, yang akan lebih penuh. 

Persediaan ASI Anda 

  • Anda harus mengasup 500 kalori ekstra per hari (1000 kalori bila bayi Anda kembar) apabila ingin menghasilkan ASI yang cukup. Jangan pernah diet sambil menyusui. Ini akan mengurangi persediaan air susu Anda
  • Anda harus minum satu liter air tambahan dalam sehari untuk membantu produksi susu. 
  • Cobalah beristirahat sebanyak mungkin untuk memulihkan tubuh Anda di antara waktu menyusui. Tidur siang amat baik (bila Anda bisa melakukannya) untuk mencegah kelelahan yang berlebihan pada malam hari. 
  • Susu dihasilkan atas dasar penawaran dan permintaan sehingga semakin banyak Anda menyusui, semakin banyak ASI yang Anda hasilkan. Menyusui sesuai permintaan bayi tidak akan mengurangi persediaan air susu Anda, tetapi akan meningkatkannya.
  • Bayi suka mengisap demi kenyamanan, bahkan bila payudara Anda sudah kosong. Anda mungkin mengira bayi Anda masih lapar karena ia menangis ketika dilepaskan dari payudara. Padahal sebenarnya ia hanya mengisap demi kenyamanan. 
  • Jangan memperkenalkan botol, baik yang berisi ASI maupun susu formula sampai menyusui sepenuhnya dikuasai. Menyusui dengan botol memerlukan teknik yang berbeda dan hal ini akan memperlambat bayi mempelajari cara menyusi
  • Begitu kebiasaan ini sudah terbentuk menyusui sesuai permintaaan akan membuat Anda lebh sering menyusui daripada menyusii sesuai jadwal. Selama berat badan bayi Anda bertambah dengan bobot yang tepat, berarti susunya cukup, apa pun pendekatan yang Anda ambil 
  • Bersiaplah untuk masalah dan carilah bantuan segera apabila anda membutuhkannya. 

Memompa Susu

Memompa susu bisa menjadi cara yang sangat efektif untuk menggambungkan keuntungan dalam memberikan ASI dengan kebebasan menyusui dengan botol. Jika Anda dan bayi terpisah (misalnya karena ia berada di rumah sakit), memompa memungkinkan Anda untuk terus menyusui bayi Anda. Anda bisa memompa dengan tangan (bidan Anda akan menunjukkan cara untuk melakukan ini), tetapi hasil metode ini amat jarang memuaskan. Anda dapat membeli atau meminjam pompa kecil yang dioperasikan dengan tangan atau baterai. 

Pompa dengan baterai biasanya lebih bermanfaat. Anda bisa juga membeli semacam pompa payudara listrik yang digunakan di rumah sakit. Metode ini cepat dan sangat efektif. Produksi susu bekerja atas dasar permintaan dan penawaran sehingga jika anda tidak memompa susu tepat sebelum waktu menyusui, memompa susu tidak akan menguras produksi susu Anda yang terbaik, pompalah susu pada pagi hari, ketika payudara Anda umumnya lebih penuh daripada sore hari atau malam hari. 

Menyimpan Susu Pompaan

Bekukan kelebihan susu dalam kantong freezer steril (ini tersedia di apotek atau bagian perawatan bayi) karena dapat bertahan sampai 6 bulan. Anda tidak perlu memompa sebanyak yang biasa diminum bayi Anda, cukup sejumlah yang membuat Anda merasa nyaman. ASI bertahan sampai 24 jam jika disimpan di lemari es. Jika menyusui belum sepenuhnya stabil, membekukan air susu Anda untuk diberikan nanti lebih baikdaripada memperkenalkan bayi pada botol di tahap ini. 

Pembengkakan

Jika Anda mengalami pembengkakan payudara atau mastitis, tetaplah keluarkan ASI Anda (bekukan jika perlu) karena amat penting untuk mengeluarkan susu dari payudara Anda. mengeluarkan ASI yang benar-benar akan lebih membantu menyembuhkan masalah ini dan bukannya membuat kondisi ini lebih buruk. 

Rutinitas Menyusui

 Bayi cenderung tidak memiliki rutinitas sebelum usianya paling sedikit 6 minggu. Selama beberapa minggu pertama, Anda secara bertahap akan belajar cara menyusui dan mengenali kapan bayi Anda laar, kenyang, atau hanya mengisap payudara Anda untuk kenyamanan. Sampai Anda melakukan ini, bersiaplah bahwa menyusui mungkin akan menjadi aktivitas mulai berhenti yang akan dapat memakan waktu lebih lama daripada yang diharapkan. Jika Anda ingin membentuk rutinitas menyusui, buatlah catatan waktu menyusui dan lamanya untuk membantu Anda mengenali pola yang terbentuk. 

Sampai Anda dapat menyusui dengan mudah, lebih baik untuk melakukannya di lingkungan yang tenang. Jangan menyusui ketika Anda dikelilingi keluarga atau teman umum. Jika tidak, Anda mungkin merasa gugup sehingga sulit berkonsentrasi. Bayi Anda dapat merasakan kecemasan Anda dan rewel sebagai reaksinya, yang kemudian akan merusak kepercayaan diri Anda. 

Menyusui Bayi Kembar

Anda perlu meningkatkan asupan kalori Anda hingga 1000 kalori per hari untuk menutupi kebutuhan gizi Anda. Jika Anda menyusui bayi kembar, berlipat ganda pula pentingnya untuk minum banyak cairan sepanjang hari dan mendapatkan banyak istirahat. 
Ada berbagai cara untuk mengatasi tuntutan yang ditimbulkan oleh menyusui anak kembar. Hanya Anda yang dapat memutuskan metode mana yang paling cocok untuk Anda. Anda dapat menyusui bayi bersama-sama, dengan satu bayi di masing-masing payudara. Anda dapat menyusui mereka satu demi satu, meskipun Anda mungkin mendapati metode ini dapat menyebabkan Anda menghabiskan setengah dari periode 24 jam untuk menyusul saja. 

Memastikan Setiap Bayi Mendapat Cukup Susu

Anda harus membuat catatan bayi mana yang disusui pertama dan di payudara yang mana. Jika tidak, bayi kedua akan sering menyusu pada payudara yang tidak benar-benar penuh. Tuliskanlah karena Anda akan terkejut melihat betapa cepatnya Anda melupakan bayi mana yang mulai pertama dan di payudara mana. 
Anda juga dapat mengganti-ganti antara payudara dan botol untuk setiap bayi dengan membangun rutinitas di mana satu menyusui dari payudara dan bayi yang lain menuyusi dari botol. Kemudian bertukarlah pada kesempatan menyusui selanjutnya. 

Ini akan memberikan Anda kekuatan lebih dan memungkinkan setiap bayi mendapat saat menyusui eksklusif dengan Anda. Ingatlah bahwa bayi kembar mungkin tidak memiliki pola makan yang identik sehingga mungkin sulit untuk merencanakan metode menyusui atau berpegang satu metode saja.

Baca Juga:

Demikianlah informasi mengenai Cara, Ketentuan & Hal Penting Dalam Menyusui Bayi Yang Benar. Semoga teman-teman dapat menerima dan bermanfaat bagi kita semua baik itu posisi saat menyusui bayi, cara kerja payudara, menyusui pertama kali, mengakhiri pemberian susu, dan lain-lainnya. Sekian dan terima kasih. Salam Berbagi Teman-Teman. 

Referensi: Cara, Ketentuan & Hal Penting Dalam Menyusui Bayi Yang Benar
  • Dr. I Gusti Ayu Nyoman Partiwi SpA. Ensiklopedia kesehatan anak. Jakarta: Esensi. Hal: 18-20   

.
Blog, Updated at: 05.55