Contoh Artikel " Sansiviera si Tajam Pengusir Polutan "

Loading...
Advertisement


loading...

Loading...



loading...
Contoh Artikel " Sansiviera si Tajam Pengusir Polutan "|Contoh Artikel " Sansiviera si Tajam Pengusir Polutan ". Artikel adalah sebuah karangan yang singkat yang bersifat ilmiah, pembuatan artikel sangat mudah karna pembuatan artikel memiliki penelitian yang sangat mudah hanya mencari sumber-sumber dari berbagai buku yang sifatnya ilmiah dan dirangkaikan menjadi satu dalam tema yang sama agar sumber-sumber tersebut seperti apa yang kita cari, contohnya saja, Artikel Contoh Artikel " Sansiviera si Tajam Pengusir Polutan ", yang penyusunan artikel ini dilakukan dengan mencari sumber-sumber yang bersifat ilmiah agar artikel tersebut memiliki fakta dan sekaligus sebagai sumber pembelajaran. Untuk mengetahui contoh artikel mari kita lihat contoh seperti dibawah ini....  
  

 Contoh Artikel " Sansiviera si Tajam Pengusir Polutan "   

Contoh-Contoh Artikel (a) Anda sedang pilah-pilih tanaman hias untuk mempercantik hunian? Jika begitu, tak ada salahnya Anda melirik Sansiviera. Tanaman ini punya sejumlah kelebihan yang membuatnya Iayak tampil di rumah Anda.

(b) Di negeri kita, Sansiviera punya sebutan yang lumayan unik lidah mertua. Masyarakat Malaysia pun punya sebutan yang tak kalah “aneh” untuk tanaman ini lidah jin Sementara itu, sebagian kalangan Iebih suka menyebutnya tanaman ular. Memang, motif hijau lurik pada tanaman ini membuatnya tampak seperti kulit ular. Terserah Anda, mau pilih sebutan yang mana, atau Anda bingung karena semuanya menyeramkan?
 (c) Sansiviera sendiri sejatinya berparas cantik, meski memiliki aura yang kaku dan keras. Karena itu, jika Anda hendak menanamnya di taman, sebaiknya disandingkan dengan tumbuhan beraura lembut 
(d) Tanaman yang masih sekeluarga dengan kaktus ini telah sejak lama dibudidayakan orang. Selain parasnya yang cantik, tumbuhan ini juga mampu mengusir polutan. Jadi, jika Anda menginginkan kualitas udara di dalam dan sekitar rumah senantiasa terjaga, Sansiviera merupakan pilihan tepat. Anda bisa meletakkannya di sudut dapur atau kamar mandi untuk meredam aroma tak sedap dan hawa tak segar. Atau jika suatu kali Anda mengecat ruangan dan agak terganggu dengan aroma cat yang menyengat, Ietakkan saja Sansiviera di ruangan itu. Hanya dalam semalam, aroma cat akan hilang. Biasanya, setelah bekerja keras menyerap polutan, daun Sansiviera akan tampak berdebu atau kotor. Agar kembali cantik, Anda tinggal membersihkan permukaan daunnya dengan lap basah. 
(e) Selain mampu meredam polutan, Sansiviera konon bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit. “Nah, Sansiviera booming setelah dikabarkan dapat menyembuhkan penyakit,” kata Zaelani (44) dan Smart Sansiviera -- sebuah usaha penjualan dan pembudidayaan Sansiviera  yang ambil bagian dalam Trubus Expo 2008 di Parkir Timur Senayan, Jakarta, belum lama ini. 
(f) Sebagai tanaman hias, Sansiviera dapat ditanam secara berkelompok di taman, bisa juga tampil sebagai tanaman pot. Ia memiliki beragam jenis dan bentuk. “Setidaknya ada 600 jenis Sansiviera,” tutur Zaelani. Salah satunya yang sangat populer adalah Sansiviera trifasciata. Jenis ini memang punya paras cantik. Tinggi, langsing, dan runcing, dengan kombinasi Bacalah artikel di bawah ini dengan saksama.Sansiviera si Tajam Pengusir Polutan warna hijau dan kuning. Jenis lainnya adalah Sansiviera ballyi yang memiliki batang pendek dan tertutup oleh daun hijau gelap. Ada pula Sansiviera asli Indonesia, yakni Sansiviera javanica. Yang satu ini memihiki postur pendek, daun ramping, dan warna mirip Sansiviera trifasciata. Bedanya, ujung daun dan Sansiviera javanica ini menggulung seperti lihitan ekor naga dengan panjang sekitar 20—40 cm dan lebar 2—3 cm. Di negeri kita, tanaman ini mudah ditemui di daerah Kepulauan Seribu.
 (g) Sepadan dengan sosoknya yang keras, Sansiviera termasuk tumbuhan tahan banting. Ia tak akan merongrong waktu dan ketelatenan Anda untuk merawatnya agar tumbuh subur. Singkatnya, Sansiviera tak butuh perawatan rumit. Tak disiram beberapa han pun tetap segar. Maklumlah, sebagai keluarga tanaman sukulen (kaktus), tanaman inl memang tidak boleh diguyur banyak air 
(h) Untuk mendapatkan warna yang cerah, sebaiknya tempatkan Sansiviera di tempat yang cukup terkena sinar matahari. Mungkinkah menempatkannya di dalam ruangan? Tentu saja. Bahkan, Sansiviera termasuk tanaman hias yang kerap ditampilkan sebagai penghias interior. Cukup keluarkan seminggu sekahi agar mendapatkan pancaran sinar mentari. Lalu, masukkan kembahi tanaman yang berkembang biak melalui umbi lapis ini ke dalam ruangan. 
(I) Tertarik untuk menanamnya? Tidak suhit, kok. Seperti dikatakan Zaelani, sebaiknya jangan menanam Sansiviera hanya dengan media tanah. Campurkan juga media lain yakni pasir bakar. “ml akan Iebih menjaga dan gangguan hama dibanding jika menggunakan tanah saja,” kata pria berusia 44 tahun mi. Ada pula yang menambahkan sedikit kompos pada campuran tanah dan pasir itu. Perbandingannya adalah dua bagian tanah, dua bagian pasir, dan satu bagian kompos. 
(j) Pupuk alami seperti kompos sangat disarankan untuk Sansiviera. Bagaimana dengan pupuk kimia? Beberapa orang yang pernah menggunakan pupuk kimia untuk tanaman ini justru mengaku kecewa karena akar tanaman menjadi busuk dan daunnya lepas. 
(k) Dalam buku Tanaman Hias Tampil Prima disebutkan, pemupukan sebaiknya dilakukan sebulan sekali. Anda juga perlu melakukan pengepotan ulang dan penggantian media tanam setahun sekahi. Soal penyakit, jamur adalah penyakit yang paling kerap menyerang Sansiviera. Dan sayangnya, belum ada obat yang manjur untuk membasmi penyakit ini. Satu-satunya jalan untuk mengatasinya adalah memotong daun yang sudah terserang jamur. Biar tuntas, potong daun itu sampai ke akar. 
(I) Tidak suhit bukan merawat Sansiviera? Karena itu, jangan ragu untuk segera memihiki dan menikmati kecantikannya. Jika beruntung, Anda juga bisa mencium aroma wangi bunga Sansiviera yang hanya muncul di malam han dan cuma sebentar. Jadi, tunggu apa lagi?

Sekian Contoh Artikel " Sansiviera si Tajam Pengusir Polutan ", Semoga Bermanfaat.

.
Blog, Updated at: 04.35